Senin, 05 September 2011

Make it simple stupid!!!

Saya rindu kamu...


Aku yang memilih mengurangi intensitas kita untuk saling berdekatan. Mungkin kamu menyadari itu dan melakukan hal yang sama. Kedekatan kita mulai berkurang. Pelahan dari waktu ke waktu. Itu pesan yang aku berikan ke kamu. Tapi, pesan sesungguhnya adalah, aku berharap kamu menunjukkan kesungguhanmu.

Atau mungkin segalanya terasa terlalu dini buat kita? Atau buat aku? Atau buat kamu. Atau kita satu sama lain menyadari, bahwa hubungan ini biarlah berjalan seperti air. Mengalir ke mana ia ingin mengalir sampai bertemu dengan muara. Apakah muara itu hanya sepotong realita, bahwa kita hanya teman... Atau yang lainnya.

Sering saya berpikir, apakah hanya perempuan yang berpikir soal ini. Apakah lelaki tidak memikirkan hal yang sama. Mengingat, saat saya jatuh hati selalu dengan lelaki yang sukar di pahami kediamannya dan motivasinya. Termasuk kamu.


Tidak mengambil hati dan berlalu begitu saja, terasa sedemikian berat. Tidak mustahil. Namun berat. Ketika saya tidak tidak terkoneksi dengan kamu, hati saya hampa. Keinginan itu selalu ada. Walaupun hanya sekedar bertukar sapa lewat BBM ataupun YM, terkadang twitter. Perasaan hangat ketika kamu dekat, dengan media apapun, bagaimana bentuk komunikasinya menimbulkan after taste tersendiri. Saya kecanduan kamu. Mungkin saja. Ataukah saya kecanduan cinta. Mungkin itu lebih tepat, barangkali...

Namun saat kita terkoneksi, terlalu banyak harapan membuncah. Dan harapan itu terlalu menakutkan. Dibalik ketakutan sesungguhnya dari suatu harapan adalah ketidak terwujudan ketika kita sangat menginginkannya. Lalu buat apa saya berharap sama kamu, jika kamu tidak memiliki hasrat untuk mewujudkan.


Tapi saya tak mau ambil resiko. Saya hanya menjadi diri saya dan menunjukkan diri saya. Selama kamu belum ada kata saya akan tetap menjadi diri saya. Saya pecinta yang berintegritas. Saya sangat tahu posisi saya. Dimanapun kamu menaruh saya, saya akan selalu tahu diri.

Dalam setiap doa saya, selalu saya bilang sama Allah, jika kamu jodoh saya Allah akan selalu menunjukkan jalan yang terbaik buat saya dan buat kamu. Jika kamu bukan jodoh saya, maka kita akan saling berlari ke arah yang berbeda, tanpa rasa sakit, tanpa perselisihan, tanpa prasangka...

Mungkin lesson of the day : SEDERHANAKAN SAJA!!!

Tidak ada komentar: